Showing posts with label : Mesti Baca :. Show all posts
Showing posts with label : Mesti Baca :. Show all posts

Monday, 23 January 2012

Perbezaan Antara Suka, Cinta Dan Sayang


Assalamualaikum.






Saat kau MENYUKAI seseorang, kau
ingin memilikinya untuk keegoanmu
sendiri.



Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau
ingin sekali membuatnya bahagia dan
bukan untuk dirimu sendiri.



 

Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan
melakukan apapun untuk kebahagiaannya
walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.


 

Saat kau menyukai seseorang dan berada
disisinya maka kau akan
bertanya,"Bolehkah aku menciummu?"


 

Saat kau menyayangi seseorang dan
berada disisinya maka kau akan
bertanya,"Bolehkah aku memelukmu?"



Saat kau mencintai seseorang dan
berada disisinya maka kau akan
menggenggam erat tangannya...


 

SUKA adalah saat ia menangis, kau akan
berkata "Sudahlah, jgn menangis."

 

SAYANG adalah saat ia menangis dan kau
akan menangis bersamanya.

 

CINTA adalah saat ia menangis dan kau
akan membiarkannya menangis dibahumu
sambil berkata, "Mari kita selesaikan
masalah ini bersama-sama. "

 

SUKA adalah saat kau melihatnya kau
akan berkata,"Ia sangat cantik/tampan
dan menawan."


 

SAYANG adalah saat kau melihatnya kau
akan melihatnya dari hatimu dan bukan
matamu.

 

CINTA adalah saat kau melihatnya kau
akan berkata,"Buatku dia adalah
anugerah terindah yang pernah Tuhan
berikan padaku.."

 

Pada saat orang yang kau SUKA
menyakitimu,maka kau akan marah dan
tak mau lagi bicara padanya.

 

Pada saat orang yang kau SAYANG
menyakitimu,engkau akan menangis
untuknya.

 

Pada saat orang yang kau CINTAI
menyakitimu,kau akan berkata,"Tak apa
dia hanya tak tau apa yang dia
lakukan."

 

Pada saat kau suka padanya, kau akan
MEMAKSANYA untuk menyukaimu.

 

Pada saat kau sayang padanya, kau akan
MEMBIARKANNYA MEMILIH.

 

Pada saat kau cinta padanya, kau akan
selalu MENANTINYA dengan setia dan
tulus...

 

SUKA adalah kau akan menemaninya bila
itu menguntungkan.

 

SAYANG adalah kau akan menemaninya di
saat dia memerlukan.

 

CINTA adalah kau akan menemaninya tak
perduli bagaimana pun keadaanmu.

 

SUKA adalah hal yang menuntut.

 

SAYANG adalah hal memberi dan menerima.

 

CINTA adalah hal yang memberi dengan rela.



 
*credit to sioloon.com


Friday, 13 January 2012

Trauma Wardina Saffiyah


Assalamualaikum.



 


'Ingatlah Aku dan Aku akan mengingatimu'

Saya cukup yakin. janji Allah benar. ini bukan janji manusia. 




Itu adalah antara ayat ayat yang ditulis oleh beliau. 'Mereka merompak perasaan selamat saya'. itulah trauma yang dialami oleh Wardina Saffiyah. korang perlu baca dan korang akan turut merasa ketakutan, kesedihan dan trauma yang dilalui keluarga beliau. semakin aku meneruskan pembacaan semakin sebak yang dirasakan. mengalir air mata aku membaca bait bait perkataan yang ditulis. 



Hari demi hari. aku semakin mengagumi tulisan tulisan beliau. baik di fb, twitter dan sekarang pembacaan melalui website beliau. beliau sememangnya lain daripada yang dulu. bukan lagi wardina yang mula aku kenal melalui cerita Spanar Jaya. tapi beliau adalah seperti yang anda dapat lihat pada hari ini. seorang wanita yang penuh dengan inspirasi. keep it up wardina ! semoga terus berkarya dan berkongsi ilmu dengan kami yang masih lagi mencari arah dan tujuan di dalam kehidupan yang masih panjang ini :)



Allah menguji kita dalam pelbagai bentuk dan keadaan. ini ujian yang diberikan kepada beliau. dan Allah juga tidak akan menguji hamba-Nya diluar kemampuannya. keyakinan dan kepercayaan beliau terhadap kekuasaan Allah untuk membantu di dalam situasi yang genting itu benar benar menginsafkan aku. aku yang terkadang alpa dalam melalui kehidupan di dunia ini. Ya Allah. ampunkan dosa dosa ku. dan bantulah aku dalam meraih cintaMu. Amin.




Friday, 6 January 2012

Titipan Untuk Wanita


 Assalamualaikum.






"Sebaik-baik wanita ialah yang tidak memandang dan tidak dipandang oleh lelaki."



Aku tidak ingin dipandang cantik oleh lelaki. Biarlah aku hanya cantik di matamu. Apa gunanya aku menjadi perhatian lelaki andai murka Allah ada di situ.

Apalah gunanya aku menjadi idaman banyak lelaki sedangkan aku hanya bisa menjadi milikmu seorang.

Aku tidak merasa bangga menjadi rebutan lelaki bahkan aku merasa terhina diperlakukan sebegitu seolah-olah aku ini barang yang bisa dimiliki sesuka hati.

Aku juga tidak mau menjadi penyebab kejatuhan seorang lelaki yang dikecewakan lantaran terlalu mengharapkan sesuatu yang tidak dapat aku berikan.

Bagaimana akan kujawab di hadapan Allah kelak andai ditanya? Adakah itu sumbanganku kepada manusia selama hidup di muka bumi?

Kalau aku tidak ingin kau memandang perempuan lain, aku dululah yang perlu menundukkan pandanganku. Aku harus memperbaiki dan menghias peribadiku karena itulah yang dituntut oleh Allah.

Kalau aku ingin lelaki yang baik menjadi suamiku, aku juga perlu menjadi perempuan yang baik. Bukankah Allah telah menjanjikan perempuan yang baik itu untuk lelaki yang baik?

Tidak kunafikan sebagai wanita, aku memiliki perasaan untuk menyayangi dan disayangi. Namun setiap kali perasaan itu datang, setiap kali itulah aku mengingatkan diriku bahwa aku perlu menjaga perasaan itu karena ia semata-mata untukmu.

Allah telah memuliakan seorang lelaki yang bakal menjadi suamiku untuk menerima hati dan perasaanku yang suci. Bukan hati yang menjadi labuhan lelaki lain. Engkau berhak mendapat kasih yang tulen.

Diriku yang memang lemah ini telah diuji oleh Allah saat seorang lelaki ingin berkenalan denganku. Aku dengan tegas menolak, berbagai macam dalil aku kemukakan, tetapi dia tetap tidak berputus asa.

Aku merasa seolah-olah kehidupanku yang tenang ini telah dirampas dariku. Aku bertanya-tanya adakah aku berada di tebing kebinasaan? Aku beristigfar memohon ampunan-Nya. Aku juga berdoa agar Pemilik Segala Rasa Cinta melindungi diriku dari kejahatan.

Kehadirannya membuatku banyak memikirkan tentang dirimu. Kau kurasakan seolah-olah wujud bersamaku.

Di mana saja aku berada, akal sadarku membuat perhitungan denganmu. Aku tahu lelaki yang menggodaku itu bukan dirimu. Malah aku yakin pada gerak hatiku yang mengatakan lelaki itu bukan teman hidupku kelak.

Aku bukanlah seorang gadis yang cerewet dalam memilih pasangan hidup. Siapalah diriku untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.

Tetapi aku juga punya keinginan seperti wanita yang lain, dilamar lelaki yang bakal memimpinku ke arah tujuan yang satu.

Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam, atau kekuasaan seluas kerajaan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wassalam, yang mampu mendebarkan hati jutaan gadis untuk membuat aku terpikat.

Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah.

Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu jangan dibazirkan perasaan itu karena kita masih tidak mempunyai hak untuk membuat begitu.

Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak.

Permintaanku tidak banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari redha Illahi.

Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penyangga ataupun sandaran perjuanganmu. 






Bahkan aku amat bersyukur pada Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu, mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu.

Akan kukeringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu impianku. Aku pasti berendam airmata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku.

Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai Allah, kau akan mencintaiku karena-Nya. Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa. Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga.

Seorang gadis yang membiarkan dirinya dikerumuni, didekati, diakrabi oleh lelaki yang bukan muhrimnya, cukuplah dengan itu hilang harga dirinya di hadapan Allah. Di hadapan Allah. Di hadapan Allah.


Yang dicari walau bukan putera raja, biarlah putera Agama.
Yang diimpi, biarlah tak punya rupa, asal sedap dipandang mata.
Yang dinilai, bukan sempurna sifat jasmani, asalkan sihat rohani dan hati.
Yang diharap, bukan jihad pada semangat, asal perjuangannya ada matlamat.
Yang datang, tak perlu rijal yang gemilang, kerana diri ini serikandi dengan silam yang kelam.
Yang dinanti, bukan lamaran dengan permata, cukuplah akad dan janji setia.
Dan yg akan terjadi, andai tak sama dgn kehendak hati, insyaAllah ku redha ketetapan Illahi..




 

 

Wahai wanita, ku ingatkan diriku dan dirimu, peliharalah diri dan jagalah kesucian.. semoga redha Allah akan sentiasa mengiringi dan memberkati perjalanan hidup ini.




*credit to tentang cinta  

Saturday, 17 December 2011

Dosa Gugur Apabila Suami dan Isteri Bersalaman


RASULULLAH saw bersabda, yang bermaksud: 

"Seorang isteri yang bermuka muram di hadapan suaminya, maka ia dalam kemurkaan Allah hingga ia dapat membuat suasana yang riang gembira kepada suaminya dan memohon kerelaannya." 

 
Begitulah besarnya harga senyuman seorang isteri kepada suaminya kerana senyuman akan mencetuskan suasana kegembiraan yang sebenarnya dikehendaki suami ketika pulang dalam keletihan. Muka yang masam bukan saja akan menimbulkan kemarahan suami, malahan menyebabkan Allah turut murka dan kemurkaan Allah itu berkekalan hingga isteri berjaya mengembalikan suasana gembira serta memohon keampunan daripada suami. 

 
Sesungguhnya keredaan Allah terletak pada keredaan suami. Justeru, apabila suami pulang segeralah bukakan pintu, persilakan masuk dengan penuh hormat dan ciumlah tangan suami sebagai tanda hormat serta meminta maaf, walaupun isteri merasakan tidak berbuat sebarang kesalahan pada hari itu. Sebuah hadis ada menyebut bahawa apabila seorang suami bersalaman dengan isterinya, maka gugurlah segala dosa dari celah-celah jari mereka berdua. 

 
Andai mempunyai anak-anak, ajarlah mereka itu untuk selalu bersalaman dengan ayahnya kerana kelaziman akan memupuk rasa kasih dan hormat anak-anak kepada orang tua. Kebahagiaan rumahtangga terletak pada akhlak dan budi pekerti isteri. Biarpun seorang isteri itu tidak cantik tapi jika cukup sempurna layanannya terhadap suami dan berakhlak pula, tentu ia akan menjadi penghibur dalam rumahtangga. 

 
Oleh itu wahai isteri, hendaklah berlumba-lumba untuk menjadi seorang isteri yang solehah, yang bertakwa, berakhlak mulia dan taat kepada suami. Rasulullah bersabda, yang bermaksud: 


"Sungguh-sungguh memintakan ampun untuk seorang isteri yang berbakti kepada suaminya, iaitu burung-burung di udara, ikan-ikan di air dan malaikat di langit selama dia sentiasa dalam kerelaan suaminya." 

 
Jika seorang isteri mengharap cintanya berbalas, maka banyakkan mencari keredhaan Allah melalui keredhaan suami.





 

"Walaupun aku belum bergelar seorang isteri, tetapi aku berusaha untuk menjadi yang terbaik bermula daripada sekarang. InsyaAllah."





*article credit to tentangcinta.com*


Friday, 9 December 2011

Akhirnya Aku Temui Jawapannya


Bagaimanakah yang dikatakan "Masih suami isterikah di alam akhirat?" soalan ini yang aku tertanya-tanya selama ini. aku pernah dengar beberapa orang penceramah berkata sebegitu tetapi tidak tahu apa maksud tersirat disebaliknya. Alhamdulillah. orang kata kalau kita berusaha mencari pasti akan jumpa. cuma cepat atau lambat je kan? ilmu yang sedikit tetapi dikongsi bersama, besar pahalanya.







1. Wanita yang meninggal dunia sebelum berkahwin.

Wanita yang meninggal dunia sebelum berkahwin akan dikahwinkan oleh
Allah SWT di syurga kelak dengan seorang lelaki di kalangan ahli syurga.
Rasullullah SAW bersabda ' Tiada si bujang di dalam syurga' (Muslim).
Ini kerana ada juga lelaki belum berkahwin yang meninggal dunia.



2. Wanita yang meninggal dunia setelah diceraikan dan tidak berkahwin
sesudahnya.


Wanita ini juga akan dikahwinkan oleh Allah SWT dengan lelaki daripada
ahli syurga.



3. Wanita yang meninggal dunia sedangkan suaminya tidak masuk syurga

Begitu juga wanita yang meninggal dunia yang masuk syurga sedangkan
suaminya tidak masuk syurga, akan di kahwinkan oleh Allah dengan
serorang daripada lelaki yang masuk syurga.



4. Wanita yang meninggal dunia setelah berkahwin.

Wanita ini akan berada bersama suaminya di syurga kelak sekiranya
suaminya masuk syurga.



5. Wanita yang kematian suami dan tidak berkahwin sesudahnya

Wanita ini akan tetap bersama suaminya yang dikahwini di dunia
sekiranya suaminya masuk syurga.



6. Wanita yang kematian suami dan berkahwin sesudahnya

Wanita yang kematian suami dan berkahwin lain akan bersama lelaki yang
terakhir dikahwininya di dunia tidak kira berapa kali dia berkahwin.
Suami yang terakhir adalah suaminya di syurga sekiranya suami itu
menjadi ahli syurga. Rasullullah SAW bersabda.. 'wanita adalah kepunyaan
suaminya yang terakhir.




  
Aku berdoa, biarlah suamiku di dunia adalah suamiku di akhirat jua nanti. tetapi, ALLAH lebih mengetahui segalanya apa yang terbaik untuk kita semua :)





*article credit to tentang cinta.com*




 

Template by Blogger Candy